
Saat kecil dulu, saya suka naik-naik atap rumah untuk melihat kampung dari tempat yang agak tinggi.(Memang sejak kecil saya suka merenung di tempat-tepat yang lebih tinggi.)Ibu melarang saya, dan sering memperingatkan bahwa itu bahaya.Dasar anak kecil yang asyik dengan pikirannya sendiri, saya tetap saja naik-naik genteng rumah dan menikmati kesendirian di tempat yang saya rasa saat itu lebih dekat dengan keajaiban langit dan memberikan sapuan yang luas terhadap kesibukan orang di kampung.Saat saya berdiri untuk pindah ke posisi yang lebih baik, saya kehilangan keseimbangan dan tubuh saya bergerak ke arah bawah – jatuh.Dengan otomatis saya...